Travelling part 1 D-1 : Jogja

Hello readers,
Sudah masuk liburan? atau justru sedang kembali ke aktivitas semula?
Berencana liburan? Nah, saya merekomendasikan bagi kamu penyuka bakpia, belanja murah kualitas oke, dan penyuka tempat-tempat wisata lainnya, yakni Jogjakarta.

Liburan akhir semestre Februari lalu, saya sempatkan diri liburan ke Jogja bersama beberapa orang teman dari  starting point Tangerang. Saya sudah menyusun rencana liburan ini dari jauh-jauh hari sehingga pendanaan saya benar-benar saya maksimalkan di bulan Februari saja.

Travelling kami tidak begitu mahal namun juga tidak begitu murah.

Dari Tangerang ke stasiun pasar senin

saya dan 6 orang teman lainnya naik kereta malam menuju lokasi Jogjakarta. Untuk dapat ke jogja, starting point kereta adalah dari pasar senin. Sehingga kami harus lebih dahulu menempuh jalur lain lagi menuju pas senin. kami membeli tiket kereta untuk keberangkatan tanggal 12 Februari 2015 pukul 22.00 WIB.

Kondisi saat itu adalah Jakarta sedang dilanda banjir dimana-mana. untuk mewanti-wanti agar tidak terserang macet dan mogok di jalan, kami menggunakan kereta lain jurusan jabodetabek yang selalu lewat tiap selang waktu yang singkat seharga 8000.

Kami berangkat pukul 2.00 pm dari tangerang dan sampai di pasar senen kira-kira 3.30 pm. Sehingga harus menunggu kereta hingga pukul 10 malam di stasiun pasar senen.

Dari pasar senen ke Jogjakarta

pukul 9 pm kami masuk ke dalam stasiun dan langsung menempati tempat duduk masing-masing. Saya sarankan saat memesan tiket untuk bersama-sama teman dalam satu pemesanan jika ingin pesan tiket kereta. Atau kejadiannya akan sama sperti kami saat itu. Karena memesannya beda-beda waktu, seat kami juga beda-beda. jika ingin tukar seat, tidak bisa dilakukan lagi setelah pembayaran. Tukar seat sama halnya dengan dianggap membatalkan tiket dan membeli tiket baru dan dikenakan biaya 25% dari biaya tiket sebelumnya(kan rugi  .. ).

Kereta kami saat itu adalah kereta bogohwonto. Di gerbong saya cukup nyaman dengan fasilitas kabin di atas tempat duduk, 3 buah colokan dan kursi yang nyaman. Tidak lupa pula AC yang membuat makin nyaman, tetapi untuk bepergian menggunakan kereta AC ini saya sarankan untuk selalu sedia selimut agar tidak kedinginan. Selain itu, kereta saat ini juga dilengkapi dengan kereta makan yang biasanya berada di tengah-tengah rangkaian kereta, biasa disebut kereta makan hehe..

H-1 :

Tiba di Jogja

kami tiba kira-kira pukul 6.05 am di stasiun tugu jogjakarta. Oh ya, bila mencari di pemesanan tiket kereta, stasiun tugu itu sama dengan stasiun jogjakarta. Bila turun di stasiun ini, pastikan bahwa semua barang telah terbawa di tangan anda. Saat turun, percepat langkah anda atau jika tidak, anda akan tertinggal di kereta dan terus lanjut berjalan hingga ke stasiun lempuyangan jogjakarta. Meski masih sama-sama di jogjakarta, stasiun tugu terbilang cukup dekat dengan central kota Jogja 0 km dan kawasan belanja Malioboro dibandingkan stasiun lempuyangan.

Setiba di Jogja, kami dijemput oleh sepupu salah satu teman kami menuju penginapan. Saat itu adalah penginapan kartika yang ada di kawasan dagen, malioboro. untuk kamar isi tiga, harga yang kami keluarkan adalah kira-kira sebesar 175.000. Cek in penginapan kawasan malioboro hampir sama yakni sekitar pukul 12 atau 1 siang. beruntung saat itu kami diperbolehkan meletakkan barang duluan karena kebetulan kamar saat itu sedang kosong dan tidak ditambahkan charge.

kami memulai perjalanan pukul 1 siang karena kami mandi dan beristirahat dulu di kamar kami setelah seharian di jalan, stasiun, dan kereta. biaya untuk makan di kawasan malioboro cukup mahal karena memang kawasan ini adalah kawasan wisata belanja yang pasti menyita banyak turis untuk belanja. jadi, saya sarankan untuk berhati-hati dalam memilih tempat makan atau kocek akan cepat habis. hehe..

pasar malioboro sendiri berada di sepanjang jalan satu jalur malioboro. dari sudut manapun daerah jogja, kalian bisa naik transjogja untuk mencapai lokasi ini kok. transjogja pun cukup murah hanya 3.600 dan kalian sudah bisa jalan-jalan keliling daerah jogjakarta.

Karena saat itu jogja sedang dilanda hujan deras, maka kami hanya berjalan-jalan di sekitar malioboro. kami tak sengaja berteduh di depan benteng vredeburg dan akhirnya memutuskan untuk masuk saja.

Benteng Vredeburg

benteng ini cukup besar dan bisa masuk hanya dengan membayar tiket sebesar 2000 saja. dalam benteng ini ada banyak replika kejadian-kejadian bersejarah di jogja yang dituangkan dalam bentuk miniatur-miniatur sederhana. tak lupa terdapat penjelasan singkat tentang tiap-tiap kejadian yang ditampilkan masing-masing miniatur. Selain itu, ada banyak juga foto-foto, benda peninggalan sultan, benda warisan dari UGM, dan masih banyak lagi.

Benteng Vredeburg-Jogjakarta
Benteng Vredeburg-Jogjakarta

p.s. : saya yang paling kecil dan imut.heheh..

Hujan reda sebentar dan kembali turun deras saat kami melanjutkan perjalanan menuju keraton, tepat di depan kantor post di simpang empat menuju keraton. Akhirnya kami berteduh kira-kira setengah jam dan melanjutkan perjalanan menuju keraton.

Kami saat itu salah kira tempat. lurus terus dari simpang itu, kami menyangka adalah alun-alun selatan keraton. hari sudah sore menjelang malam, namun alun-alun tersebut terlalu sepi. kami bertanya dan ternyata memang benar bahwa alun-alun yang kami lihat saat itu adalah alun-alun utara yang memang sepi katanya dibandingkan alun-alun selatan. hanya ada beberapa angkringan dan jajanan di sekeliling alun-alun.

Karena masih terlalu lelah untuk berjalan jauh, akhirnya kami memutuskan berbelanja di kedai kaos yang terkenal sebagai oleh-oleh khas jogja, yakni DAGADU. Kaos, jaket, tas, sweater, dan berbagai oleh-oleh lainnya disajikan dengan desain yang unik dan menarik khas kota jogja. Harganya memang cukup mahal dibandingkan harga yang ditawarkan di Malioboro. Namun mulai dari bahan dan ketahanan, baju Dagadu cukup awet dipakai.

Usai berbelanja, kami numpang sholat di masjid besar( saya lupa namanya) yang berada di sebelah barat alun-alun utara keraton. Lokasinya cukup tersembunyi di antara kios-kios jualan di depannya. Masjid ini dekat dengan kawasan Islam muhammadiyah. Masjid ini sangat nyaman untuk sholat dan beristirahat setelah lelah berjalan mengitari daerah malioboro dan keraton. masjid ini tersusun bertingkat dengan tingakt pertama yang biasa digunakan untuk melepas sepatu atau sekedar menunggu teman. lalu, tingkat kedua yang masih terbuka bertiup angin segar yang biasa digunakan untuk pertemuan, ceramah, diskusi agama, atau sekedar duduk-duduk bahkan beberapa pengunjung tidur loh. masuk lagi ke tingkat ketiga dan tertutup dalam ruangan dingin dengan AC dan kipas di dalamnya adalah ruang sholat utama.

Saya setuju dengan konsep masjid ini. ruang diskusi dan sholat yang terpisah dapat membuat sholat menjadi lebih khusyuk atau tidak berisik dari diskusi-diskusi lainnya.

Usai sholat kami pulang ke penginapan setelah sebelumnya menyempatkan makan sate bakar yang banyak dijual di area dekat lampu merah simpang empat kantor pos. Sate yang dijual ternyata tidak seenak yang kami harapkan. Mungkin karena terlalu lama dibakar secara terus menerus, satenya berasa seperti arang.

kami kembali ke kawasan malioboro dan menyempatkan mencari penginapan lain yang lebih murah. kami mendapatkan penginapan yang lebih murah jika hanya untuk sekedar merebahkan diri (meski ternyata saat pulang, teman saya dengan rombongan lain yang juga dari jogja bilang, masuk terus lorong penginapan happy akan ketemu penginapan yang jauh lebih murah dan fasilitas yang lebih lengkap ,AC). penginapan happy adalah penginapan kami hari berikutnya. lokasinya berada di lorong samping mal malioboro.

Perjalanan hari pertama telah usai. kami kembali ke penginapan dan istirahat cukup agar esok pagi hari kedua, kami punya waktu lebih banyak untuk berjalan-jalan.

Perjalanan hari kedua akan saya sempatkan tulis kembali di postingan selanjutnya ya readers. Thanks for reading

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s