Tugas-tugas mulai berjatuhan

Hi readers!

Setelah berhasil dengan nilai IPK yang cukup memuaskan di semester dua lalu, kini dimulailah perkuliahan semester 3 sejak September minggu kedua yang lalu. Seperti mahasiswa-mahasiswa di kampus lainnya, maka kita diperlukan mengisi Kartu Rencana Studi untuk mata kuliah apa saja yang perlu diambil. Nah, peraturan di kampus saya bahwa untuk bisa mengisi KRS milik kita, kita diharuskan untuk mengahadap Dosen Pembimbing untuk konsultasi. Hal ini diwajibkan karena menghindari mahasiswa mengambil mata kulah secara asal-asalan. Selain itu juga, dosen ini juga akan memberikan rekomendasi yang terbaik agar jumlah SKS yang kita ambil sesuai dengan kemampuan yang kita miliki.

Nah di semester ketiga ini, alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk mengambil 23 SKS dari total 24 SKS maksimal. Dari awal saya memang tidak berminat untuk mengambil full 24 SKS. Hal ini mengingat tugas-tugas yang akan berjatuhan dengan sangat ria ke dalam daftar tugas saya. Dan dimulailah pertarungan semester ini.

Di minggu-minggu awal, yah kira-kira 2 minggu pertama, semua mata kuliah sepertinya sangat bersahabat dan mudah dimengerti.*cihui senangnya pikir saya. Namun, lewat dari minggu-minggu itu, ohh..jangan harap..tugas mulai berjatuhan dan bergelimpangan. DImulai dari tugas presentasi berkelompok, tugas individu, kuis, pre-test, sampai tugas wawancara.

Saya sempat merasa cukup panik dengan tugas yang terus jatuh setiap hari. Ketika dosen saya biasanya akan mengakhiri kelas dengan kalimat”ok, materi ini sudah selesai. Boleh ya saya kasih tugas ke kalian?” haduh… sebenarnya mau jawab jangan sih..tapi bagaimana lagi, itu dosen dan tidak ada mahasiswa baik yang boleh dan berani menolak permohonan dosen baik. Alhasil yang dilakukan hanya senyum getir*miris.

Lain lagi dengan kewajiban yang dimiliki dalam organisasi, apalagi saat ini saya sedang bertugas sebagai anggota divisi humas yang wajib update setiap harinya. haduh *plek..ย belum lagi saya juga berbisnis demi mencapai apa yang ingin saya beli untuk keluarga saya*keinginan pribadi. belum lagi saya juga harus memenuhi kebutuhan badan untuk istirahat. lain lagi dengan hal ingi ikut kegiatan ini itu di kampus atau luar kampus. Nggak kebayang capeknya.

Image

Namun, di sisi lain dari semua aktivitas itu, saya sangat bersyukur masih bisa bercengkrama dengan keluarga, sahabat-sahabat yang selalu mendukung, dosen dan guru SMA, adik-adik kelas bahkan kadang orang asing sekalipun.

Yah mungkin segitu saja yang bisa saya sharing dengan teman-teman. Mungkin teman-teman ada yang tidak percaya dengan semua aktivitas yang saya tulis di atas,itu terserah anda ๐Ÿ™‚ . Nanti kapan-kapn jika saya punya kesempatan untuk menulis lagi, saya ingin memberi sedikit tips buat kamu yang aktif namun tetap ingin bisa melakukan ini itu dan tetap bersilaturahim dengan orang-orang di dekat kita.

Thanks for reading ๐Ÿ™‚

Advertisements

8 Comments Add yours

  1. agus says:

    saya percaya ken…I proud of you

    1. kennyseptia says:

      blogging jg pak?
      heheh
      iya..mkasih bnyak pak pujiannya ๐Ÿ™‚

  2. arif samlan says:

    semangat kenny!

    hajar terus buat mimpi-mimpinya.

    dan jangan lupa TIDUR!

    1. kennyseptia says:

      hhaahha.. ๐Ÿ˜›
      tau be hobby: begadang..
      iyoh kak..
      nak jadi guru kan kito ?

      1. arif samlan says:

        tau,
        selain hoby begadang, hobi bedagang jg kn?

        yooo, guru olimpiade :p

      2. kennyseptia says:

        hahaha..
        yoh insyAllah sukses duo-duoy kak ๐Ÿ˜›
        hehehe

        *glek

  3. eddy says:

    pola yang kita jalankan di stkip surya memang berbeda dengan kebanyakan kampus lain. PR akan diberikan secara terstruktur dan rutin untuk mengasah kemampuan dan pemahaman mahasiswa. waktu saya kuliah dulu pun, hampir tidak pernah ada pr. sibuk belajar hanya menjelang UTS dan UAS

    1. kennyseptia says:

      siap pak rektor! ๐Ÿ˜€
      saya sangat setuju dengan prinsip yang dicanangkan oleh STKIP Surya ini pak. sehingga apapun yang diajarkan kami dapat mengerti dengan baik agar murid yang kami ajar kelak dapat mengerti dengan baik pula seperti kata peribahasa “guru kencing berdiri, murid kencing berlari”
      kalau gurunya aja ga memahami, gimana nanti muridnya. ๐Ÿ™‚
      semoga kami ini semua benar-benar bsa menjalankan tugas kami dengan baik kelak pak. ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s